Selama ini merokok tembakau diklaim sebagai salah satu penyebab kanker paru-paru yang mematikan. Namun sebuah penelitian terbaru dari National Consumers' Institute mengungkap kalau e-cigarette atau rokok elektrik juga mengandung senyawa berbahaya yang meningkatkan risiko paru-paru.

Penelitian tersebut tepatnya diliput oleh majalah 60 Millions Consommateurs di Prancis. Pemerintah Prancis sendiri memang berniat untuk melarang penggunaan e-cigarette di tempat umum mulai tahun ini.

Editor dari majalah itu, Thomas Laurenceau, menulis, "Kami mendeteksi jumlah molekul karsinogen - penyebab kanker - pada asap pembakaran e-cigarette yang selama ini tidak terdeteksi."

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, e-cigarette merupakan produk yang pertama kali ditemukan China pada tahun 2003 lalu. E-cigarette pun akhirnya dijadikan alternatif bagi banyak orang untuk mengisap rokok selain tembakau.

Beberapa orang percaya kalau mengisap e-cigarette mampu mengatasi kecanduan terhadap rokok tembakau. Namun penelitian justru menyatakan hal yang sebaliknya.

Sumber: Merdeka.com

Penuaan adalah sesuatu yang alami. Namun, bukan berarti kita tidak peduli dengan kesehatan dan kecantikan kulit.


Rahasia untuk selalu terlihat segar dan awet muda sebenarnya terletak pada pola makan. Lalu, makanan apa saja yang bisa membantu memerangi penuaan?

Minyak zaitun (extra virgin oil)
Tambahkan sedikit minyak zaitun pada salad yang Anda konsumsi. Kandungan lemak tak jenuh tunggal atau asam oleatdi dalamnya bisa menjadi agen antiperadangan, serta menjaga kelenturan kulit, terutama bagi kulit yang kering. 

Wortel
Wortel mengandung betakroten yang berfungsi melindungi kulit dari sinar matahari.

Alpukat
Buah alpukat mengandung vitamin E dalam dosis tinggi yang bisa membantu memerangi radikal bebas dan merangsang pembentukan sel kulit baru, serta menguatkan jaringan kolagen dan membantu mengurangi risiko terkena kanker kulit.

Paprika merah
Seperti juga wortel, paprika merah mengandung betakaroten dan vitamin C yang fungsinya membantu pembentukan kolagen yang secara alami mengencangkan kulit.

Anggur
Memiliki kandungan anthocyanins yang mampu membantu pembentukan kolagen, anggur menguatkan pembuluh darah, sekaligus berfungsi menyebarkan oksigen dan nutrisi sekaligus membuang racun tubuh.

Bawang bombai
Jangan menghindari bawang bombai, pasalnya si bawang jumbo ini justru mengandung flavonoids dandiallyl sulfide yang berfungsi sebagai antioksidan pelindung DNA, antiperadangan dan alergi. Dengan kata lain, bisa membantu mengurangi timbulnya jerawat.

Ikan
Anda ingin kulit yang cantik dan sehat? Banyak-banyaklah mengonsumsi ikan. Kandungan protein organik dan omega 3 di dalam ikan bisa menjaga tonus otot yang berfungsi menjaga kelenturan kulit. Omega 3 juga berfungsi “menenangkan” kulit yang meradang.

Stroberi
Stroberi mengandung vitamin C dan asam elagik yang bermanfaat mengurangi kerusakan pada DNA (Deoxyribonucleic acid) yang memicu timbulnya kerutan.

Apel
Satu apel sehari bisa menjauhkan dokter dari Anda. Hal ini juga berlaku bagi kecantikan karena apel mengandung flavanoid yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung tubuh dari kanker paru-paru dan usus. Zat tersebut juga dapat melawan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

Kentang
Tidak hanya mengenyangkan, kentang juga bisa membantu merawat kecantikan kulit. Kandungan mineral natrium dengan kadar alkalin tinggi bisa memperbaiki aktivitas hati sehingga jaringan menjadi elastis dan otot lentur.

Sumber: Okezone

Anak yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas lebih berisiko terkena asma, ungkap penelitian terbaru. Selain itu, asma yang dirasakan oleh anak yang kelebihan berat badan juga cenderung lebih parah dari anak yang memiliki berat badan normal.

Peneliti menemukan bahwa anak dan remaja dengan berat badan berlebih mengalami asma lebih parah dan sering mengunjungi unit gawat darurat akibat penyakit tersebut. Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 635.000 anak berusia enam sampai 19 tahun selama tahun 2007 sampai 2011.

"Jika orang tua mengetahui bahwa anak mereka yang kelebihan berat badan mengalami asma, sebaiknya mereka tak hanya fokus pada asma yang diderita melainkan juga berat badan anak mereka," ungkap ketua penelitian Mary Helen Black dari Kaiser Permanente Southern California, seperti dilansir oleh Reuters.

Peneliti kemudian menyimpulkan bahwa kelebihan berat badan membuat anak lebih berisiko terkena asma. Semakin berat bobot anak, semakin besar pula risiko yang dimilikinya. Dibandingkan dengan anak yang normal, anak yang kelebihan berat badan berkemungkinan 16 persen lebih besar terkena asma. Sementara anak yang obesitas memiliki risiko 37 persen lebih besar.

Hasil ini didapatkan setelah peneliti juga mempertimbangkan usia, gender, dan ras anak yang menjadi partisipan. Selain lebih berisiko terkena asma, anak yang kelebihan berat badan atau obesitas juga lebih berisiko mengalami komplikasi.

Sumber: Merdeka.com

Tidak sedikit orang yang menggunakan deodoran, baik dalam bentuk roll on ataupun spray. Deodoran kemudian seperti menjadi obat percaya diri, orang bisa tidak percaya diri jika tidak menggunakannya. Namun ternyata, deodoran khususnya dalam bentuk spray bisa sangat berbahaya karena bisa menyebabkan asma bahkan masalah jantung fatal!

Dilansir dari Daily Mail, Kamis (29/8/2013), beberapa ahli memperingatkan bahwa menghirup bahan kimia dar aerosol bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit, asma, dan kesulitan bernapas. Selain itu, pada kasus yang langka deodoran spray juga bisa memicu masalah jantung fatal.

Maureen Jenkins, direktur dari Clinical Services at Allergic UK, mengatakan "Sekitar satu dari tiga orang dewasa di Inggris mengalami beberapa masalah alergi seperti asma, rhinitis atau eksim. Gejala mereka bisa diperburuk oleh produk wewangian dan bahan kimia aerosol."

"Bahkan orang yang tanpa alergi bisa sensitif dengan bahan kimia yang ditemukan di produk pembersih atau perlengkapan mandi, dengan mengalami reaksi pada kulit, kesulitan bernapa, mual atau sakit kepala. Reaksinya bisa lebih buruk bila aerosol mudah dihirup," tambah Maureen.

Dr. Peter Dingle, seorang ilmuwan lingkungan dan toksikologi konsultan yang berbasis di Perth, Australia, mengatakan, "Label pada deodoran spray menginstruksikaan Anda untuk tidak menggunakannya di ruang terbatas (sempit), tapi saya pikir lebih aman untuk mengatakan jangan menyemprot deodoron Anda."

"Orang-orang akan menggunakan deodoran di dalam kamar mandi, dan kebanyakan mungkin menggunakannya dengan pintu tertutup, dan pastinya itu berarti ruangan yang terbatas," tambah Peter.

Di Greater Manchester pernah ditemukan kasus yang disebabkan oleh deodoran spray. Adalah Jonathan Capewell yang saat itu baru berusia 16 tahun ketika ia ditemukan meninggal karena serangan jnatung di kamar tidurnya di Oldham, Greater Manchester. Kakak perempuannya, Natalie (17), menyalakan alarm setelah menemukan adiknya tergeletak tak bernyawa di kamar tidurnya.

"Saat kami tiba di rumah sakit, mereka masih mencoba menghidupkannya kembali. Namun sepuluh menit kemudian, mereka katakan ia telah meninggal dunia," kenang ayahnya, Keith (58).

"Kami sangat terkejut. Tidak ada peringatan sama sekali. Mereka menanyakan apakah Jonathan punya masalah jantung, tapi ia tidak memiliki masalah sama sekali. Ia sangat normal dan sehat," tambah Keith.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa di dalam tubuh Jonathan terdapat sepuluh kali jumlah mematikan butana dan propana dalam darahnya. Gas tersebut digunakan sebagai propelan aerosol dan nampaknya hal tersebut sudah berada di dalam tubuhnya berbulan-bulan.

Tidak hanya Jonathan, Daniel Hurley (12) asal Nottingham, ambruk setelah menggunakan deodoran spray di kamar mandi rumahnya di Derby, Nottingham. Ia meninggal di rumah sakit lima hari setelahnya, di bulan Januari 2008. Dokter mengatakan kepada orang tuanya, Lynsey dan Robert bahwa kematiannya telah disebabkan oleh 'aritmia jantung, yang diperburuk oleh paparan pelarut'.

Tampaknya Daniel memiliki aritmia jantung yang tidak diketahui sebelumnya, dan pelarut dalam aerosol Lynx (merk deodoran spray)telah memicu keruntuhan fatal.

Memang ada beberapa peringatan di bagian belakang, seperti menyemprotkannya dalam jarak yang tidak terlalu jauh, dan di dalamm ruangan yang berventilasi, serta jauhkan dari anak-anak. Namun hal ini dirasa tidaklah cukup, karena jika dilihat dari kandungannya dan bentuknya yang memang berbahaya.

Sumber: Health Detik

Theresia Numpi (21), Toraja

Ketika umur saya 13 tahun muncul benjolan di sebelah kiri tepatnya di rahang bawah. Orang tua saya merasa sangat khawatir sehingga dengan sigap mereka membawa saya ke rumah sakit umum daerah Masamba, Palopo, Sulawesi Selatan. Dokter mendiagnosa saya terkena penyakit tumor, akhirnya saya menjalankan operasi untuk pengangkatan tumor di rahang.

Beranjak SMA, tak disangka muncul kembali benjolan yang lebih besar di rahang kiri bawah. Kemudian saya periksa di rumah sakit yang sama, dokter masih menyatakan tumor mandibula. Kali ini dokter menyarankan untuk operasi, tapi harus mengangkat 3 gigi dan memotong rahang saya. Saya terkejut mendengarnya, sehingga saya mengurungkan niat untuk melakukan operasi.

Dirujuk ke rumah sakit provinsi, akhirnya saya melakukan operasi, tanpa memotong rahang dan mengangkat 3 gigi yang saya miliki. Enam bulan setelah operasi pengangkatan, rahang terasa sangat sakit hingga kepala. Selama itu juga saya terus menangis, rahang bengkak dan bibir saya menjadi miring.

Pada tahun 2011 lalu saya merantau ke Jakarta, kondisi saya pada saat itu sudah muncul benjolan di sebelah kanan. Rahang bawah terasa miring dan goyang. Saya mendengar bahwa daun sirsak berkhasiat untuk mengatasi tumor dan kanker, saya coba merebusnya sendiri. Hasilnya, badan menjadi drop sehingga saya tidak berani mengonsumsi daun sirsak olahan sendiri.
Bulan Mei tahun 2013 saya periksa lagi ke dokter, saya menerima kenyataan yang pahit. Dokter menyatakan saya terkena kanker ameloblastoma. Dari situ dokter juga menyatakan saya harus dioperasi kembali, karena rahang dan gigi sudah rusak. Ia juga mengatakan akan menggantikan rahang saya dengan besi setelah operasi nanti.

Akhirnya saya mencari alternatif lain, saya berniat untuk mencari tanaman herbal yang bisa menyembuhkan penyakit yang saya derita ini. Kemudian saya bertemu dengan Tante Leoni, ia menawarakan herbal dari PT Bintang Sejagat Internasional Amazon Berries dan K-Muricata. Saya konsumsi masing-masing 1 sachet selama 5 hari. Saya merasa jauh lebih baik setelah mengonsumsi kedua produk dengan rutin.

Awalnya badan memang terasa sangat sakit dan banyak keluar darah, tapi saya tetap yakin pada dua produk herbal ini. Kini, samapai testimony ini dibuat (11 Juli 2013) benjolan di rahang semakin mengikis, dan saya akan terus mencoba produk herbal ini.

Dalam pertempuran melawan kelebihan berat badan, orang sering menyerah bila dihadapkan dengan makanan favorit mereka. Apa pasal?

Seseorang gagal dalam upaya menurunkan berat badan, karena ia tak bisa mengendalikan diri saat bertemu makanan favoritnya. Apalagi banyak makanan favorit yang disukai banyak orang berpotensi menambah inci ukuran pinggang seseorang.

Untuk mengetahui lebih lanjut makanan favorit apa saja itu. Di bawah ini ada empat makanan yang memiliki potensi meningkatkan inci ukuran pinggang seseorang, menurut Naturalnews.

Pizza
Semua orang pasti suka pizza yang tebal dan sarat taburan daging. Namun, dibalik makanan yang sangat lezat itu, salah dalam cara memakannya bisa berkontribusi menambahkan inci pinggang Anda. Karenanya, pilihlah pizza yang sarat dengan sayuran sehat, seperti tomat, bawang, jamur dan zaitun hitam, agar bisa mengurangi risiko itu.

Keripik kentang
Keripik kentang bisa menambah lemak dalam pinggang Anda karena memiliki nilai gizi yang sangat sedikit dan segala makanan yang digoreng akan cepat menambah lemak di pinggang seseorang.

Ayam goreng
Ayam yang digoreng memiliki jumlah lemak dan kalori yang banyak. Karenanya, Anda bisa beralih dengan mengonsumsi ayam dengan cara dipanggang atau dibakar.

Milkshake
Milkshake tak hanya dikenal dengan kalori yang banyak, tapi juga lemak dan gula yang ekstra. Tak ayal bisa menambah lemak dalam tubuh seseorang secara konstan. Kendati demikian, Anda masih bisa tetap mengonsumsi susu, namun dengan catatan harus susu bebas dan rendah lemak.

Sumber: Okezone

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari ASI (Air Susu Ibu). Dr. Jack Newman, ahli laktasi internasional asal Kanada mengatakan, bahwa selain bayi akan terhindar dari berbagai infeksi dan penyakit seperti kanker dan diabetes, baru-baru ini juga ditemukan bahwa terdapat stem cell (sel punca atau sel induk) pada ASI.

Penemuan ini tentu sangat menarik perhatian banyak peneliti dan dokter untuk mengungkapkan lebih jauh.

"Sudah banyak studi mengenai penemuan stem cell di ASI ini bila Anda mencarinya di Google. Hal itu sangat menarik dan tentunya semakin menambah manfaat ASI", jelas Newman.

Seperti diketahu, stem cell ini bisa meregenerasikan banyak organ atau bagian tubuh yang berbeda termasuk sel saraf tertentu (seperti yang ada di otak).

"Jadi, tidak perlu diragukan lagi untuk manfaat dari ASI", imbuhnya.

Selain ASI, penelitian yang dilaksanakan pada tahun ini di China juga menemukan bahwa ibu yang menyusui memiliki kemungkinan kecil terkena kanker rahim.

"Tidak hanya kanker rahim, ibu yang menyusui juga kecil kemungkinannya terkena kanker payudara, kanker kandungan, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes dan masih banyak lagi", jelas Newman.

"Tapi, buat saya yang penting adalah aktivitas menyusui bisa membuat ibu merasa sangat dekat dengan bayinya", katanya lagi.

Sumber: Berita Satu
Diberdayakan oleh Blogger.